Riwayat Hidup Singkat Dea Malela

Ismail yang bergelar Dea Malela, bersama ayahnya Abdul Qadir Jaelani yang bergelar Dea Koasa berhijrah dari Gowa/Makassar, Sulawesi Selatan untuk berdakwah ke Tana Samawa (Sumbawa). Kala itu, Ismail muda masih berumur sekitar 18 tahun pada 1746. Mereka mendarat dengan sampan kayu di […]

Read More

Menanti Kiprah Pesantren Internasional Dea Malela

Sebuah pesantren modern bertaraf internasional telah diresmikan, Selasa (9/2), oleh Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) Prof Din Syamsuddin. Tak berlokasi di kota besar, tapi nun jauh di salah satu pelosok Tanah Air, yakni Dusun Pamangong, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara […]

Read More

Pemerintah Pusat Dukung Penuh Keberadaan Ponpes Dea Malela

Sumbawa Besar – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan memberikan apresiasi lahirnya Pondok Pesantren Dea Malela, Dusun Pamangong, Kecamatan Lenangguar, Sumbawa. Meski letaknya berada di pedalaman dan jauh dari pusat kota, namun yang membuat sejarah dan sangat luar biasa adalah bahwa […]

Read More

Ponpes Dea Malela Siap Jadi Pusat Peradaban Dunia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochammad Basoeki Hadimoeljono, melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan komplek Pondok Pesantren Modern Internasional “Dea Malela” di Dusun Pamangong, Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa, Selasa […]

Read More

Ini Alasan Din Bangun Pesantren Internasional di NTB

JAKARTA — Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin telah meresmikan berdirinya Pesantren Internasional Dea Malela di Dusun Pamangong, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (9/2). Din memiliki alasan tersendiri mengapa mendirikan pesantrennya di daerah NTB. Ia mengungkapkan pembangunan […]

Read More